EKOBIS

Dagang Kelinci di Baubau, Omset Perbulan Hingga Belasan Juta Rupiah


Faisal, pedagang kelinci di Baubau, hasilnya bisa belasan juta perbulan. Muhammad Yusri

BAUBAU, kabarbuton.com - Berawal dari kecintaan kepada hewan kelinci, akhirnya Faisal warga asli Makassar namun berdomisli di Kecamatan Bataraguru, menjadikan hobinya sebagai peluang usaha. Usaha yang dilakoninya sejak tujuh tahun lalu di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) cukup membuahkan hasil karena omset yang bisa didapat perharinya bisa mencapai belasan juta rupiah.

Ditemui hari ini, Kamis 14 Februari 2019, Faisal mengungkapkan, semua kelinci yang dijualnya ia datangkan dari Soppeng, Sulawesi Selatan menggunakan jalur laut. Untuk harga jualnya sendiri cukup bervariasi tergantung ukuran kelinci. Mulai dari Rp 85 ribu untuk kelinci ukuran kecil, Rp 150 ribu untuk ukuran sedang hingga Rp 200 ribu untuk ukaran paling besar.

"Dalam sahari itu alhamulillah bisa terjual puluhan ekor. Cuma jumlahnya itu tidak menentu," kata Faisal.

Agar kelinci yang dijualnya tetap sehat, Faisal selalu memberikan peratawan intens, mulai dari makan hingga kebersihan kandang kelinci. Karena daya tarik dari penjualan kelinci itu adalah kebersihan dan kesehatannya.

Untuk diketahui, Faisal sering menjual kelincinya di perempatan lampu merah tugu kirab, Kota Baubau.

Berikut tips memilih atau menyediakan kandang yang cocok untuk kelinci:

- Belilah kadang dengan ukuran yang sesuai. Untuk kelinci berukuran rata-rata dari 3,6 kg atau lebih, Anda membutuhkan kandang dengan panjang setidaknya 1,2 meter, lebar 0,6 meter, dan tinggi 0,6 meter. Kelinci harus bisa berbaring dan meregangkan diri dengan nyaman, dan masih ada ruang untuk tempat makanan dan air, serta kotak kotoran.

- Dapatkan jenis kandang yang tepat. Carilah kandang yang memiliki bagian alas solid dan sisinya terbuat dari kawat khusus kelinci. Pikirkan kandang sebagai "sarang" untuk kelinci tidur dan sebagai tempat makan dan minumnya. Kelinci harus menghabiskan 8-12 jam atau lebih di luar kandang dalam kandang latihan, atau dalam ruangan yang aman dijelajahi bagi kelinci.

- Isi kandang dengan jerami atau lembaran kayu, misalnya dari pohon pinus. Tersedia pula alas tidur (bedding) khusus yang terbuat dari bubur kayu daur ulang. Kelinci suka membuat sarang yang nyaman, jadi isilah alas kandang dengan bahan yang lembut dan alami untuk membuat mereka tetap merasa nyaman.

- Letakkan kandang di tempat yang aman untuk kelinci. Anda akan membiarkan kelinci melompat-lompat, jadi letakkan kandang kelinci di ruangan yang Anda tidak keberatan untuk berbagi dengan mereka. Lepaskan semua kabel listrik, simpan semua benda-benda kecil, dan perabotan mahal dari ruangan, dan hindari bahan kimia atau tanaman yang dapat membahayakan kelinci di dalam ruangan.

- Sediakan kotak kotoran. Secara alami kelinci selalu menggunakan tempat yang sama sebagai “toilet” – biasanya salah satunya berada di sudut kandang. Letakkan sebuah kotak kotoran kecil (tersedia di toko hewan peliharaan) dengan lembaran koran, Lalu isi dengan jerami dan letakkan di posisi yang disukai kelinci.

- Sediakan tempat persembunyian di kandang kelinci. Kelinci suka bersembunyi dari hewan pemangsa, jadi memberikan tempat persembunyian seperti kayu atau kardus akan baik untuk kesejahteraan mereka. Satu atau dua tempat per kelinci, tergantung pada luas ruangan yang ada akan memberikan banyak ruang pada kelinci untuk meringkuk.

-  Sediakan kardus untuk tempat kelinci bermain, bersembunyi dan mengunyah. Kelinci gemar mengunyah, dan menggigit membuat gigi mereka sehat. Jika Anda tidak menyediakan camilannya, kelinci dapat mengunyah furnitur atau barang-barang lainnya yang telah tergeletak di sekitar. (C)


Penulis: Muhammad Yusri
Editor: Rahmadi

Tag

Baca juga