DAERAH-BAUBAU

Peduli Sultra, IKMALTA Kembali Galang Donasi Bantu Korban Banjir


Peduli Sultra, IKMALTA Galang Donasi Bantu Korban Banjir di Konawe. Basri

BAUBAU, kabarbuton.com - Sejumlah mahasiswa dari Desa Lapandewa dan Lapandewa Jaya Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan, yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Lapandewa Tambunaloko (IKMALTA), kembali menggalang donasi bantuan dana di perempatan tugu Kirab Kota Baubau, Minggu 16 Juni 2019.

Gerakan bakti sosial tersebut sebagai reaksi kepedulian terhadap sesama khususnya untuk membantu meringankan korban bencana alam banjir bandang yang menimpa dua kabupaten, Konawe dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara yang terjadi sejak beberapa pekan lalu.

"IKMALTA di sini memang rutin melakukan gerakan sosial, seperti pekan lalu juga kita sudah serahkan bantuan juga bagi korban bencana sosial di Kabupten Buton. Ungkap Sekretaris Umum IKMALTA, Firman T, saat dikonfirmasi usai penggalangan dana.

Dikatakannya, untuk kegiatan sosial itu tidak ditarget jumlah dana yang harus dikumpulkan. Begitu pun juga seperti aksi penggalangan donasi membantu korban bencana sosial, kerusuhan di Kecamatan Siontapina Kabupaten Buton yang penggalangannya dilakukan usai lebaran pekan lalu.

"Kegiatan ini direncanakan sementara hanya sehari saja, karena saat ini kita sementara menyiapkan lagi kegiatan Olimpiade Sains yang akan di adakan di Kecamatan Lapandewa. Olehnya itu untuk donasi ini kita tidak ada target berapa banyak. Kami hanya memfasilitasi orang-orang yang ingin beramal," tuturnya.

Lebih lanjut, Firman sangat mengapresiasi para pengguna jalan khususnya masyarakat Kota Baubau yang melintasi jalan di perempatan tugu Kirab Kota Baubau ini. Sebab kata dia, hampir stiap kendaraan yang melintas di lokasi penggalangan dana, para pengendara antusias memberikan bantuannya.

“Kita sangat berterima kasih sekali pada para penyumbang ini, dan semoga apa yang kami berikan bisa meringankan korban disana, meskipun ini kecil,” tutupnya.
Sementara itu, dikonfirmasi usai kegiatan, Bendahara Umum IKMALTA, La Nare, menyebut, dana yang berhasil terkumpul yakni kurang lebih 2 juta rupiah. Dimana akan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Baubau untuk kemudian disalurkan langsung pada korban bencana.

"Alhamdulillah, dana yang terkumpul lebih 2 juta rupiah. Dan sudah kita sudah koordinasi untuk kita serahkan ke Dinas Sosial yang kemudian disalurkan langsung oleh mereka ke korban banjir," sebutnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data data BNPB Sultra ada 38 desa, 3 kelurahan dan 6 kecamatan yang terendam banjir bandang. Tak hanya itu, 185 rumah warga hanyut, 1.235 unit rumah terendam banjir dan 5.111 jiwa dari 1.420 kepala keluarga mengungsi akibat banjir di wilayah itu.

Sementara kerusakan sektor pertanian mencakup lahan sawah 970,3 hektare, lahan jagung 83,5 hektare dan lainnya 11 hektare, sedangkan sektor perikanan pada tambak seluas 420 hektare.


Penulis: Basri

Tag

Baca juga