EKOBIS

Penjual Durian "Menjamur" di Baubau, Harga Jualnya Juga Bervariasi


Pak Herman, penjual durian di sekitaran Jembatan Beli, Kota Baubau. Awaludin

BAUBAU, kabarbuton.com - Buah durian, meskipun sebagaian orang banyak yang tidak menyukainya karena aromanya yang khas, namun oleh sebagain masyarakat menganggap jika durian merupakan raja seluruh buah "King Of Fruit". Buah yang hanya akan ada sekali dalam setahun itu, membuat para penggemarnya cukup merindukannya. Tidak hanya didaerah lain, di Kota Baubau saja jika musim durian tiba, penjualnya akan menjamur hingga seluruh bagian kota dengan membuka lapak-lapak kecil.

Harga jualnya pun barfariasi, mulai dari Rp 25 ribu perbuahnya, Rp 50 ribu pertiga buah, hingga Rp 100 ribu untuk empat buah durian. Harga jualnya pun tergantung dari besarnya buah tersebut, bahkan untuk satu buah duriah dengan ukuran besar, dijual hingga Rp 100 perbuahnya.

Salah satu penjual durian, Herman ditemui di lapak duriannya Kamis, 14 Februari 2019, disekitar jembatan beli mengatakan, jika durian miliknya didatangkan dari daerah Banggai dan Kolaka. Kedua daerah itu kata Herman, merupana wilayah penghasil durian terbesar dan terbaik di wilayah Sulawesi Tenggara.

"Sebenarnya harga jualnya bisa lebih murah kalau sudah musimnya tiba. Cuma saat inikan, baru mulai berbuah jadi belum terlalu banyak durian disana. Memang kata orang ini durian dari baunya saja sudah menyengat, bahkan ada yang katanya sampai muntah. Tapi coba dulu di rasa, saya yakin kalau sudah rasa pasti minta tambah lagi," kata Herman semberi tersenyum.

Sama halnya dengan yang diungkapkan Herman, Ibu Safiah, penjual durian di seputaran pasar Laelangi mengatakan, jika puncak musim durian akan terjadi sekitaran pertengahan bulan Februari. Pada hari itu, harga durian bisa mengalami penurunan karena harga beli dari para petani juga akan mengalami penurunan.

Meski durian cukup favorit dilidah masyarakat Kota Baubau, penjualan perhari tidak berbading lurus. Pasalnya, dalam sehari dirinya harus bersaing dengan banyaknya penjual durian yang menjamur hampir diseluruh pinggiran jalan Kota Baubau.

"Ya tergantung rezekinya kita saja. Tapi Insya Allah pasti akan terjual habis, cuma kita harus sabar saja," kata Ibu Safiah. (B)


Penulis: Awaludin
Editor: Rahmadi

Tag

Baca juga